Senin, 13 November 2023

napak tilas

 

Napak tilas

 

Seiring perjalanan waktu, sebagian anak sudah mentas, Yu Sri selanjutnya kami panggil Bude Warso, karena nikah dengan Mas Suwarso tinggal di Nusukan, mbakyu Siti Partini selanjutnya kami panggil Bude Wir karena menikah dengan mas Wiryono tinggal di Semarang dan mbak Tin, selanjutnya kami memanggilnya Bu Tien mengikuti keluarga Bude Wir, dari sejak keluarga Bude Wir pindah di Malang, Makasar hingga menetap di Semarang. Mbak Amah pulang ke Jengrana, karena akan menikah.

Aku tidak ingat tahunnya, sekitar 60 an, kami sekeluarga diundang ke Jengrana, menyaksikan pesta perkawinan Mbak Amah dengan sorang anggota TNI AD. kalau tidak salah dari Batalion Slawi, bernama Samsudin. Kesempatan itu tidak kami sia-siakan, bagaikan napak tilas, selesai pesta perkawinan di Jengrana, kami ikut acara mengantar manten ke Banjarnegara, tempat tinggal keluarga mas Samsudin, dilanjukan menjelajah desa-desa yang pernah kami singgahi, seperti Pagak, Jeruk Legi, Lebeng hingga Kota Cilacap.

Setiap tempat yang kami singgahi ada sebagian Penduduk yang masih mengenal pak Mantri dan anak kembarnya, membuat pertemuan itu menjadi sangat berkesan.

 

Kini yang tinggal di Perumahan Rakyat Gremet Solo hanya aku, Mas Drajat, mas Man, dik Ning dan dik Agus. Saatnya Mbah Putri punya banyak waktu luang, apa lagi urusan pekerjaan rumah tangga sudah di kerjakan anak-anak dengan sisitem pembagian kerja. Aku bagian mencuci baju semua penghuni rumah, mas Drajat bagian seterika, mas Man urusan kebersihan rumah, Dik Ning bagian belanja dan masak, dik Agus meskipun waktu itu masih kecil tetap mendapat pekerajaan yakni membersihkan sepatu.

Banyak waktu luang bukan berarti Mbah Putri leha-leha, untuk mengisi kekosogan itu Mbah Putri mulai ikut berbagai kegiatan semacam Karawitan, bahkan ikut Organisasi sebuah Partai Besar. Peran Mbah Putri disetiap kegiatan yang diikuti selalu punya pososi yang buka kaleng-kaleng. Di komunitas Karawitan Mbah Putri dianggap sebagai tukang kendang yang piawai, di Organisasi Partai Mbah Putri ditunjuk sebagai wakil ketua Ranting Organisasi Wanita Partai, demikian juga dikegiatan yang lain semacam arisan, PKK dan lain sejenis itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

G 30 S

  G 30 S   Tanggal 30 September 1965. Dikediam kami di Jalan Sindoro Perumahan Rakyat Gremet sedang punya hajat, khitanan dik Agus. Sele...